Lagi- lagi seperti ini..aku benci air mata
rasanya seperti ada sesuatu yang tajam didalam hatiku
menusuk tajam hingga robek hati ini
darah yang panas terasa panas mengalir hingga sekujur tubuh...
semakin mencoba menahan panas semakin terluka
Hati ini lemah...
mencoba bangkit meskipun sakit dan disini ku hanya bisa bernafas pelan untuk hatiku
menahan rasa sakit dengan senyum yang tersisa tuk hibur hatiku
ada dia yang tak teraba oleh nyatanya hidup
karena dia hatiku merasa terbang menuju impian terindah dalam hidup
melihat masa depan bahagia jika dia ada dihatiku selamanya
ada damai dalam hatiku ketika senyum bibirnya ada
waktu bagai hal termahal dalam hidup hatiku saat bertemunya
tatap matanya buat hatiku selalu merasa dialah terakhir untuk hidupku
tapi hatinya berbeda
hanya harapan tanya ada satu kepastian yang buat hati ini selalu menunggu
menjadi bosan selalu berharap
mencoba memahami tapi hatinya tak perduli
semuanya sia-sia percuma
mungkin ini akhir keputusan untuk melupakannya
Untuk hatiku
tetaplah bertahan..aku tahu kau tak lagi utuh
meskipun demikian ada ragaku yang selalu melindungimu
kedua tanganku kan selalu menggenggamu erat
tulang ini akan tetap menopangmu saat berjalan lewati hidupmu
akan ada doa dalam setiap sujud raga ini untukmu
jiwa ini tetap temanmu lewati malam tanpa bayangmu
hatiku akan tetap hidup dan akan tetap berjalan meskipun tertatih
hingga akhir ragaku tertidur selamanya
oleh -- N.W.S
puisi ini dari seseorang yang sangat cinta dengan sunrise dan sunset...semoga diberikan ijin untuk memajang salah satu karyanya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar